Kuatkan Pendidikan Untuk Kemajuan Sulawesi Tengah

Laporan, Moh.Nasir Tula

13 / 03 / 2019

beritasulteng, Banggai – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov.Sulteng melaksanakan Rembuk Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan tema “Menguatkan Pendidikan,Memajukan Kebudayaan Menuju Sulawesi Tengah Yang Maju,Mandiri dan Berdaya Saing”, bertempat di Hotel Dinasty, hari Rabu (13/3) 2019.

Kegiatan yang di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Hidayat Lamakarate, M.Si  dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Drs.H.Mustar Labolo,MM, Sekretaris Daerah Kab.Banggai Ir. Abdullah Ali.M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov.Sulteng Drs.H.Irwan Lahace,M.Si, Ketua PGRI Prov.Sulteng, Para Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov.Sulteng, Para Inspektur Inspektorat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan serta Musyawarah Kerja Kepala kepala Sekola (MKKS) SMK-SMA Se-Sulawesi Tengah.

Kesempatan itu Wakil Bupati Banggai Drs.H.Mustar Labolo,MM mengucapkan selamat datang kepada semua peserta kegiatan di Kota BERAIR Luwuk,”BERAIR itu akronim dari Bersih,Aman,Indah dan Ramah”,tuturnya.

Menurutnya, BERSIH dikenalkan dengan program “PiNaSa” yaitu kependekan dari Pia Na Sampah Ala (lihat sampah ambil), AMAN karena banggai merupakan kabupaten yang aman, INDAH karena pemandangan malam di kota luwuk seperti indahnya pemandangan di Hongkongnya Indonesia disertai beberapa objek wisata, RAMAH pemda banggai meliputi 3 hal yakni ramah investasi, ramah pergaulan dan ramah lingkungan, sehingga setiap pelayanan pemerintahan banggai mempunyai prinsip 3S (senyum,salam,sapa) give your smile to everybody but give your love to only one,”berilah senyummu kepada semua orang terutama anak didik, tapi cintamu hanya kepada Pak Sekda Prov.Sulawesi Tengah”,puji Wakil Bupati Banggai diiringi tepuk tangan peserta.

Selanjutnya Wabup Banggai menyampaikan visi pemerintah daerah mewujudkan kab.banggai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,pertanian dan kemaritiman berbasiskan kearifan lokal dan budaya, dengan beberapa misi diantaranya menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih menuju pemerintahan yang berwibawa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah sehingga pendidikan tingkat SD dan SMP dibebaskan pungutan dan tercover dalam BPJS khusus untuk yang kelas 3 SMP.

Terakhir Wabup Banggai mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi sulawesi tengah yang telah memberikan perhatian dalam bentuk bantuan kepada pemerintah kab.banggai baik itu bersifat sarana dan prasarana untuk meningkatkan sumber daya manusia di kab.banggai.

Kesempatan lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Buol Moh.Kasim,M.Pd melaporkan hasil Rembuk Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah tentang bagaimana memajukan pendidikan di sulawesi tengah, dengan terbitnya Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang kewenangan, bahwa kewenangan pengelolaan SMA SMK sudah berada ditingkat provinsi, namun tidak memutuskan hubungan antara pemerintah provinsi dan kab/kota untuk penyelenggaraan pendidikan. Lebih lanjut disampaikan untuk memajukan pendidikan ditingkat SMA SMK perlu dilakukan sinkronisasi antara pemprov dan kab/kota, yaitu persoalan yang paling mendasar yaitu kekurangan tenaga guru, sementara kewenangan kab/kota untuk mengadakan guru di tingkat SMA SMK dibatasi oleh aturan, sehingga telah dibuat usulan terkait kekurangan untuk dapat dipenuhi. Selanjutnya disampaikan ke depan diharapkan sebaiknya tidak usah dibuat pembukaan unit sekolah baru, karena membuka sekolah baru akan menjadi pertanyaan gurunya dari mana dan siapa muridnya, sehingga diharapkan lebih baik diadakan pengadaan bus sekolah untuk memobilisasi siswa/i. Selanjutnya pengelolaan dana BOS, menurutnya pemerintah kab/kota direpotkan dengan regulasi, sehingga diharapkan duduk bersama antara pemprov dan kab/kota serta dipandang perlu dibentuk tim BOS yang terdiri Inspektorat,bpkad dan dikbud. Selanjutnya SKB 5 menteri tentang redistribusi guru, yang menurutnya banyak guru yang menumpuk di kota sedangkan di daerah terpencil kekurangan guru sehingga diharapkan untuk redistribusi guru dan pemerintah kabupaten bersedia untuk menerima bahkan akan menyediakan asrama jika memang ada regulasi yang mengatur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Prov.Sulawesi Tengah Dr.H.Mohamad Hidayat Lamakarate,M.Si mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Banggai karena pemerintah banggai bersedia menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Rembuk Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Menanggapi penyampaian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Buol, Sekda Prov.Sulteng mengatakan persoalan kekurangan guru SMA SMK harus segera dicarikan solusi, sehingga diharapkan dinas pendidikan dan kebudayaan prov.sulteng mendata jumlah guru dan jumlah sekolah di prov.sulawesi tengah.

Selanjutnya, Sekda Provinsi menyampaikan sejujurnya jumlah guru SMA SMK di sulawesi tengah mencukupi begitu juga keberadaan guru SD dan SMP,”bukan kekurangan guru cuma distribusi yang belum merata”,tuturnya.

Kami pernah diskusi dengan kadis dikbud provinsi persoalan pengelolaan dana bos yang begitu rumit,namun itu merupakan aturan yang sudah ditetapkan di pemerintah pusat,”kalau diberikan kewenangan provinsi, ini tidak akan menjadi masalah, karena kewenangan dari pusat terpaksa kita harus ikut”,ucapnya.

Selanjutnya, Sekda Provinsi mengingatkan kepada seluruh peserta baik itu ditingkat provinsi dan kab/kota untuk selalu memperhatikan data pokok pendidikan (dapodik) karena jumlah ketersedian guru dan anak didik di sekolah merupakan instrumen penting dalam pengelolaan dana bos. Sehubungan dengan SKB 5 menteri, sekda provinsi juga setuju harus tepat sasaran.

Sedangkan persoalan guru honor, sekda provinsi menyampaikan sudah memikirkan dan membicarakan sama bapak Gubernur untuk membantu pembiayaan guru honor provinsi yang jumlahnya kurang lebih 8.000 orang,”kalau pun kita harus mengeluarkan 5 sampai 60 milyar untuk guru honor, apalah artinya itu kalau memang itu diperlukan untuk mencerdaskan anak bangsa, dari pada diberikan ke pimpinan opd untuk jalan-jalan”,pungkas Ketua TAPD Prov.Sulteng.

Kiriman.Humas Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.

shares