Pasca Kebakaran 2015, BPID Resmi Miliki Gedung Baru

Laporan, Moh.Nasir Tula

( 21 / 03 / 2019 )

“Gubernur Sulteng Resmikan Gedung Baru BPPID “.

beritasulteng, Palu – Pasca kebakaran yang terjadi di kantor BPID Provinsi Sulawesi Tengah yang terjadi pada 7 November Tahun 2015 lalu dan   menghanguskan seluruh isi bangunan.

Hari ini Rabu (20/03/19), Gubernur Sulawesi Tengah, Drs.H. Longki Djanggola.M. Si meresmikan gedung baru Kantor Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (BPPID) di Jalan Garuda, Palu, Sulawesi Tengah.

Acara peresmian itu dihadiri Sekertaris Daerah Sulawesi Tengah, Dr.H.Hidayat Lamakarate.M.Si, Asisten 2 B.Elim Somba, serta dihadiri Pejabat eselon dua dan 3 Lingkup Setda Prov Sulteng dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Gubernur Longki dalam sambutannya mengatakan, perkembangan inovasi dan teknologi saat ini menjadi hal penting untuk diperhatikan berbagai pihak, karena inovasi teknologi menjadi dasar bagi kemajuan dan kemandirian suatu bangsa.

peningkatan sistem inovasi bukanlah hal mudah karena diperlukan kerjasama dan dukungan semua komponen, diantaranya penguatan kelembagaan sumber daya yang berkualitas, yang akan mampu menghasilkan output dan outcome litbang yang unggul, inovatif dan berdaya saing yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan ekonomi dan daya saing daerah.

ditambah lagi dengan makin pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sangat mempengaruhi terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini, dimana keterampilan dan pengetahuan menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan karena dalam era revolusi industri 4.0, integrasi pemanfaatan teknologi melalui internet turut merubah perilaku dunia usaha dan industri, beserta perilaku masyarakat dan konsumen pada umumnya.

oleh karena itu, tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh semua pemangku kepentingan. Jelas Gubernur.

untuk merespon hal tersebut, Gubernur mengharap, peran badan penelitian pengembangan dan inovasi daerah provinsi sulawesi tengah dalam menciptakan kolaborasi dan sinegritas melalui ;
kemampuan menyerap informasi dan teknologi (sourcing capacity),
mendiseminasikan hasil hasil riset (diseminating capacity) dan kemampuan lembaga litbang berbasis sumber daya lokal (local resources development capacity). Harapnya.

pada kesempatan itu gubernur juga berharap kepada seluruh pegawai, dengan diresmikannya gedung baru kantor ini, para pegawai dapat bekerjasama dalam menjaga dan merawat fasilitas yang ada, khususnya kebersihan dan ketertiban kantor serta memelihara iklim kerja yang sinerjik dan toleran. jangan sampai timbul gesekan-gesekan antar pegawai yang bisa mengganggu kelancaran kerja dan aktivitas.ujarnya

ia pun menegaskan, para ASN jangan sampai mengkontraskan perbedaan-perbedaan personal antar satu sama lain tapi perkuatlah selalu korsa dan persamaan tupoksi, khususnya sebagai asn kelitbangan dan inovasi yang berperan sentral sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik.Tegas Gubernur.

Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah Prov Sulteng, Dr.Adidjoyo Dauda, M.Si menyampaikan, pembangunan gedung baru tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 6 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018.Ujar Adidjoyo

( Kiriman, Humas Protokol Pemrov Sulteng )

Leave a Reply

Your email address will not be published.